Jurnalistik/C/08

Kritik Poster Lingkungan Hidup

Posted on: April 13, 2010

Kritik Poster Lingkungan Hidup

oleh Rena Puspita Sari

Sumber Gambar : http://listyo-geografi.blogspot.com/

Poster tersebut mendeskripsikan kerusakan hutan yang dilakukan secara liar oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dan berimbas pada ekosistem didalamnya, keberlangsungan hidup faunanya. Dalam poster tersebut simbol fauna divisualisasikan dengan gambar seekor monyet yang tengah duduk termenung, berangan-angan mengininkan kembalinya hutan yang rimbun seperti sedia kala.

Keinginan dari monyet tersebut divisualisasikan dengan cara meletakkan gambar diatas kepala monyet tersebut yang mengisyaratkan jika gambar tersebut adalah perwujudan imajinasi dari keinginannya.
Poster tersebut menggunakan background hutan yang nampak gersang. Maksudnya adalah untuk menyampaikan pesan kepada khalayak, bagaimana kondisi hutan saat ini. Gambar pohon yang telah tumbang, yang tepat berada dibelakang monyet tersebut seolah menginformasikan jika tumbangnya pohon tersebut terjadi tidak secara alami melainkan disebabkan oleh tangan manusia. Ini dapat diketahui dengan hasil potongan pohon tersebut yang sangat rapi, hasil menggunakan alat potong.
Tulisan dalam poster tersebut yang didominasi oleh warna biru dengan pilihan huruf yang ditebalkan dan sengaja ditimbulkan dari gambar lainnya seolah menegaskan maksud dari isi pesan dalam poster tersebut yang ingin disampaikan.
Unsur-unsur visual yang ditampilkan dalam poster tersebut meliputi titik yang mempunyai kepadatan yang membentuk garis juga membangun bidang dalam gambar pada poster tersebut. Sedangkan untuk unsur ruang pada gambar diatas, mengarah pada perwujudan tiga dimensi sehingga gambar tersebut terlihat nyata. Untuk unsur visual warna, gambar pada poster tersebut telah mencakup lightness pada nilai kisaran 40, terbukti dengan warna-warna yang jelas, yang mengisi gambar pada poster tersebut. Untuk unsur visual tekstur gambar tersebut, mengunakan tekstur nyata karena ada kesamaan antara hasil raba dan penglihatan.
Gambar pada poster tersebut meiliki komposisi layaknya gambar-gambar pada umumnya. Prinsip komposisi kesatuan pada gambar tersebut didominasi oleh gambar hutan yang telah rusak akibat adanya penebanga liar, karena gambar tersebut memang menjadi titik berat dan inti dari pesan yang ingin disampaikan. Untuk prinsip komposisi keseimbangan, gambar diatas memiliki keseimbangan asimetris. Itu terlihat dari penempatan obyek-obyek yang diletakkan secara tidak beraturan. Selain mengandung prinsip komposisi kesatuan juga keseimbangan, gambar tersebut juga mengandung prinsip komposisi kontras. Prinsip komposisi kontras tersebut divisualisasikan melaui tulisan yang berbunyi “JANGAN BIARKAN BUMIKU MENANGIS AKIBAT PEMBALAKAN LIAR!!!” juga gambar seekor monyet yang sedang duduk termenung. Komposisi kontras tersebut dimaksudkan agar gambar tidak terlalu monoton. Prinsip komposisi fokus pada gambar tersebut adalah terletak pada gambar hutannya. Terakhir untuk prinsip komposisi proporsi, gambar tersebut sudah cukup baik. Itu terlihat dari ukuran juga tata letak gambar yang menjadikan gambar tersebut harmonis.
Kritik/komentar :


Komentar saya terhadap gambar pada poster diatas adalah bagus. Itu dikarenakan komposisi gambar pada poster diatas telah proporsional dengan adanya gambar hutan yang telah rusak, ditambah dengan karikatur seekor monyet juga tulisan yang memperkuat isi pesan yang ingin disampaikan. Untuk komentar, sebaiknya warna tulisan janganlah warna biru karena terlihat gelap sehingga tidak jelas terbaca.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: